Lompat ke konten

Panti Asuhan Anak Dhuafa Indonesia Banten

Panti Asuhan Anak Dhuafa Indonesia Serang di Kp. Pareundeuan, RT 007 RW 002, Ds. Waringin,  Kec. Mancak Kab. Serang Banten 42163 Telepon : 085117400084

Yayasan Anak Dhuafa Indonesia melakukan kegiatan rutin setiap pekan pada Hari Kamis & Hari Jum’at sore untuk Mendo’akan Seluruh Donatur Yayasan Anak Dhuafa Indonesia selama sepekan yang telah memberikan Santunan, Donasi, kewajiban Zakat, Infaq dan Sedekahnya kepada Anak-Anak Yatim di Yayasan Anak Dhuafa Indonesia.

Kegiatan lainnya yang dapat dilaksanakan di Yayasan Anak Dhuafa Indonesia seperti :

1. Santunan di Yayasan Anak Dhuafa Indonesia sesuai tanggal yang ditetapkan Donatur
2. Do’a Bersama Yasinan & Tahlilan
3. Do’a Bersama Ulang Tahun Anak
4. Do’a Bersama AQIQAH
5. Do’a Bersama Bulan Kehamilan Anak
6. Buka Puasa Bersama setiap hari di Bulan Ramadhan
7. Pemberian Hewan Qurban di Hari Raya Idul Adha
8. Pemberian Zakat Fitrah Idul Fitri & Zakat Mal
9. DONASI DANA CSR PERUSAHAAN

Panti Asuhan Yayasan Anak Dhuafa Indonesia Serang Banten merupakan Lembaga Sosial Keagamaan dan Kemasyarakatan yang peduli kepada Anak-Anak Yatim dan Dhuafa di Serang Banten.

Panti Asuhan Yatim dan Dhuafa Yayasan Anak Dhuafa Indonesia mengelola Zakat, Infaq, Sedekah dan Wakaf dari Para Donatur yang Dermawan dari Seluruh Indonesia.

Panti Yatim YADI mudah untuk Ayah Bunda kunjungi untuk memberikan Donasi dan Bantuan kepada Anak-Anak Asuh Yatim dan Dhuafa di Serang Banten.

Panti Yatim dan Dhuafa Serang Banten membutuhkan bantuan dan Donasi dari Ayah Bunda yang Dermawan dari Seluruh Indonesia.

Ayah Bunda yang berniat membayar Zakat Mal dan Zakat Penghasilan dan niat membarikan SHODAQOH kepada Anak-Anak Yatim, Piatu dan Dhuafa bisa melakukan secara Online ke Rekening Yayasan tersebut di bawah ini.

Rekening Donasi

Donasi Online :

BANK MANDIRI
163-00-1412-1191
a/n
Yayasan Anak Dhuafa Indonesia

BANK BNI
1976539284
a/n
Yayasan Anak Dhuafa Indonesia

Donasi Ayah Bunda sangat bermanfaat bagi Anak-Anak Yatim dan Dhuafa di Yayasan Anak Dhuafa Indonesia Serang Banten.

Apa pun Donasi Ayah Bunda semoga ALLAH SUBHANAHU WA TA’LAA Senantiasa Meridhoi dan Memberikan SurgaNya Aamiin Yaa ALLAH 🤲 🤲 🤲.

 

Kita dianjurkan oleh Allah dan Nabi Muhammad untuk menyayangi Anak-Anak Yatim dan inilah keutamaannya bagi kita :

Bagi mereka yang belum memahami sepenuhnya, anak yatim adalah anak yang kehilangan ayahnya saat masih kecil atau sebelum mencapai usia dewasa. Anak yatim yang berada dalam keadaan kurang mampu mendapatkan kedudukan yang istimewa dan menjadi prioritas dalam menerima santunan, zakat, infak, dan sedekah.

Allah SWT sangat menghormati mereka, sebagaimana disebutkan sebanyak 23 kali dalam Al-Quran. Dalam Al-Quran, Allah dengan tegas menyatakan bahwa anak yatim harus dikasihi, dirawat, dan diperhatikan, seperti yang tercantum dalam Surah Al-Baqarah ayat 220 :

“Mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakanlah, “Memperbaiki keadaan mereka adalah baik” (QS. Al-Baqarah [2]: 220).

Lalu, apa saja keutamaan menyayangi dan menyantuni anak yatim yang dapat diperoleh ?

Pahala atau keutamaannya yang perlu diketahui :

Dijamin Masuk Surga
Surga adalah tujuan akhir yang diimpikan setiap orang, dan umat Muslim melakukan berbagai usaha untuk mendapatkan ridho Allah SWT dan mendapatkan tempat di surga-Nya. Tujuan hidup manusia di dunia adalah mempersiapkan bekal untuk kehidupan di akhirat, yang merupakan kehidupan abadi dan kekal. Rasulullah SAW menjanjikan bahwa orang-orang yang menyantuni anak yatim akan mendapatkan tempat di surga, sebagaimana yang disampaikan dalam salah satu hadisnya :

“Orang-orang yang merawat anak yatim di antara umat Muslim, memberikan mereka makan dan minum, pasti Allah akan memasukkan mereka ke dalam surga, kecuali jika mereka melakukan dosa yang tidak bisa diampuni.” (HR Tirmidzi dari Ibnu Abbas).

Dengan demikian, selama seseorang tidak melakukan dosa yang tidak bisa diampuni oleh Allah SWT, dia akan dijamin masuk surga, sebagaimana dijelaskan dalam hadis tersebut. Dalam konteks ini, memberi makan dan minum kepada anak yatim tidak hanya dilakukan sekadar, tetapi harus dilakukan secara berkesinambungan, sehingga anak tersebut tumbuh menjadi dewasa yang dapat memenuhi kebutuhannya sendiri.

Mendapatkan Pertolongan dari Allah SWT
Allah SWT tidak hanya menjanjikan surga bagi mereka yang beriman dan merawat anak yatim, tetapi juga akan memberikan bantuan kepada mereka ketika mereka menghadapi masalah atau kesulitan. Hal ini didasarkan pada sabda Rasulullah SAW dalam hadis berikut :

“….Allah akan menolong seorang hamba selama hamba tersebut menolong saudaranya.” (HR Muslim dan Ashhabus Sunan dari Abu Hurairah).

Terhindar dari Siksa di Akhirat
Siksa di akhirat tidak dapat dibandingkan dengan siksaan di dunia, karena siksaan di akhirat sangat pedih dan menyakitkan. Setiap orang tentu tidak ingin mengalami siksaan tersebut. Salah satu cara untuk terhindar dari siksaan di akhirat adalah dengan menyantuni anak yatim. Keutamaan menyantuni anak yatim dapat membuat kita terhindar dari siksaan ketika berada di akhirat, sebagaimana yang tercantum dalam hadis riwayat Thabrani berikut :

“Demi Yang Mengutusku dengan kebenaran, Allah tidak akan menyiksa orang yang menyayangi anak yatim, berbicara dengan lemah lembut kepada mereka, dan merasakan belas kasihan terhadap mereka yang yatim dan lemah.” (HR Thabrani dari Abu Hurairah).

Berdasarkan hadis tersebut, dapat disimpulkan bahwa mereka yang berperilaku baik dan penuh kasih sayang terhadap anak yatim tidak akan mengalami siksaan dari Allah di hari kiamat.

Berkesempatan Menjadi Teman Rasulullah di Surga
Mendapatkan kesempatan untuk menjadi teman Rasulullah SAW di surga merupakan impian setiap Muslim. Keutamaan menyantuni anak yatim begitu besar sehingga orang-orang yang melakukannya berkesempatan mendapatkan tempat di sisi Rasulullah SAW di surga kelak. Anak yatim memiliki kedudukan yang mulia sehingga Allah SWT menjanjikan balasan yang istimewa, sebagaimana disampaikan dalam hadis berikut :

“Aku dan orang yang merawat atau memelihara anak yatim akan berada di surga seperti ini,” dan Rasulullah SAW mengisyaratkannya dengan menjulurkan jari telunjuk dan tengah sedikit terbuka. (HR Bukhari, Tirmidzi, Abu Daud, dan Ahmad dari Sahl bin Sa’d).

Mendapat Gelar Abror (Orang yang Taat kepada Allah)
Mendapatkan gelar dari Allah SWT merupakan kehormatan yang luar biasa dan menjadi salah satu prestasi hidup. Dalam konteks ini, hadis berikut membahas tentang hal tersebut :
“Orang yang merawat anak yatim di kalangan umat Muslim, memberikan mereka makan dan minum, pasti Allah akan memasukkannya ke dalam surga, kecuali jika mereka melakukan dosa yang tidak bisa diampuni.” (HR Tirmidzi dari Ibnu Abbas). Sebagai Amal untuk Bekal di Akhirat Pepatah yang terkenal “apa yang kita tanam, itu pula yang akan kita tuai” menggambarkan bahwa perbuatan kita di dunia akan mendapatkan balasan di akhirat, baik itu perbuatan baik maupun buruk. Menyantuni anak yatim dapat dianggap sebagai investasi amal untuk bekal di akhirat, seperti yang disampaikan dalam hadis Rasulullah SAW berikut: “Ketika seorang manusia meninggal dunia, terputuslah amalannya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah (yang terus memberikan manfaat), ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang selalu mendoakannya.” (HR Muslim Abu Hurairah).

Menyantuni anak yatim termasuk dalam sedekah jariyah yang akan membantu kita terhindar dari siksa neraka. Dengan memberikan santunan secara rutin kepada anak yatim, kita akan meraih keselamatan di akhirat.

Terhindar dari Golongan Pendusta Agama
Orang-orang yang menyakiti anak yatim dengan perkataan kasar, penghinaan, atau tindakan kekerasan akan termasuk dalam golongan pendusta agama. Hal ini sesuai dengan apa yang disebutkan dalam Surah Al-Ma’un ayat 1-3:
“Tahukah kamu orang yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim dan tidak mendorong memberi makan kepada orang miskin.” (QS Al-Ma’un, ayat 1-3).

Membuat Hati Menjadi Lembut
Tidak semua orang memiliki hati yang lembut, beberapa orang memiliki hati yang keras sehingga sulit menerima nasehat dan kebaikan dari orang lain. Bagi mereka yang memiliki hati yang keras, disarankan untuk mengasihi dan menyantuni anak yatim, sesuai anjuran Rasulullah SAW dalam hadis berikut:
“Seseorang mengadu kepada Nabi Muhammad tentang kekerasan hatinya. Nabi menjawab, ‘Berilah makan orang miskin dan usaplah kepala anak yatim.” (Ibnu Hajar Al-Asqalani).

Mendapatkan Pahala yang Berlipat
Keutamaan menyantuni anak yatim lainnya adalah mendapatkan pahala yang berlipat-lipat dari Allah SWT. Pahala tersebut tidak hanya berlaku bagi kita, tetapi juga memberikan manfaat kepada orang lain, jika dilakukan dengan ikhlas dan hanya mengharapkan ridha Allah SWT. Seperti yang dijelaskan dalam sabda Rasulullah SAW berikut:
“Siapa pun yang mengajak kepada kebaikan, maka baginya pahala yang sama seperti orang yang melakukannya.” (HR. Muslim, Tirmidzi, dan Abu Daud dari Abu Mas’ud).

Mendapatkan Kebaikan yang Melimpah
Keutamaan menyantuni anak yatim selanjutnya tercantum dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah. Dalam hadis tersebut, Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa yang mengusap kepala anak yatim laki-laki atau perempuan karena Allah, setiap helai rambut yang disentuh oleh tangannya akan mendatangkan banyak kebaikan.”

Diberi Kehormatan dan Rezeki yang Melimpah
Allah SWT akan memberikan kemuliaan dan kelimpahan rezeki kepada kita yang mengasihi dan menyayangi anak yatim. Sebaliknya, orang yang berkecukupan tetapi tidak menyantuni dan memperhatikan anak yatim, rezekinya akan dikurangi oleh Allah SWT. Dalam Al-Qur’an terdapat surat dan ayat yang menjelaskan hal ini:
“Apabila Tuhan memberi kemuliaan dan memberi kebahagiaan kepada seseorang, ia berkata, ‘Tuhanku telah memuliakanku.’ Tetapi jika Tuhan membatasi rezekinya, ia berkata, ‘Tuhanku menghinaku.’ Tetapi sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim.” (QS. Al-Fajr : 15-17).

Pahala yang Setara dengan Berjihad
Rasulullah SAW telah menjamin pahala yang istimewa bagi orang yang menyayangi anak yatim. Pahala tersebut setara dengan pahala orang yang berjihad di jalan Allah. Bayangkanlah betapa mulianya anak yatim sehingga dapat mendatangkan pahala setara dengan berjihad di jalan Allah SWT.

Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa menyantuni anak yatim sama dengan bangun di malam hari dan berpuasa di siang hari, serta berangkat pagi dan sore hari untuk berjihad di jalan yang diridhai oleh Allah SWT. Hal ini ditegaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah, di mana Rasulullah bersabda:
“Barangsiapa yang merawat tiga anak yatim, bagaikan orang yang bangun di malam hari dan berpuasa di siang hari, serta bagaikan orang yang berangkat pagi dan sore hari dengan membawa pedangnya untuk berjihad di jalan Allah. Nantinya, dia akan bersamaku di surga seperti dua jari ini, yaitu jari telunjuk dan jari tengah.”

Memenuhi Segala Kebutuhan Hidup
Keutamaan menyantuni anak yatim lainnya adalah kemudahan dalam memenuhi segala kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup yang dimaksud di sini tidak hanya materi, tetapi juga kebutuhan lainnya. Misalnya, diberikan pertemuan dengan orang-orang baik, disandingkan dengan pasangan yang saleh/salehah, atau diberi anak-anak yang shaleh. Hal ini sesuai dengan hadis riwayat Al-Bani yang menjelaskan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim di antara dua orang tua Muslim dalam makanan dan minuman mereka hingga mencukupinya, maka dia pasti akan masuk surga.” (HR. Al-Bani, Shahih At Targhib, Malik Ibnu Harits: 1895).

Termasuk dalam Golongan Orang Beriman
Orang-orang yang suka menghardik anak yatim termasuk dalam golongan pendusta agama. Sebaliknya, mereka yang sangat mengasihi dan secara rutin memberikan santunan kepada anak yatim akan termasuk dalam golongan orang yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:
“Dan mereka yang memberikan harta yang dicintai kepada kerabat, anak yatim, orang miskin, dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan, mereka itulah orang-orang yang beriman dengan sungguh-sungguh dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Baqarah : 177).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *