Lompat ke konten

Hari Raya Kurban 2026 Pemotongan Sapi dan Kambing di Yayasan Anak Yatim dan Dhuafa

Berkurban Sapi dan Kambing di Yayasan Anak Yatim dan Dhuafa Indonesia lebih Berkah dan Bermanfaat bagi Yatim dan Dhuafa.

Membagikan Daging Hewan Kurban di Panti Asuhan dan untuk lingkungan sekitar Panti Asuhan akan lebih baik manfaat nya bagi mereka yang sangat membutuhkan.

Ayah Bunda lebih baik mengantarkan Hewan Qurban Sapi dan Hewan Qurban Kambing ke Panti Asuhan Yatim dan Dhuafa yang lebih membutuhkan.

Mungkin di Masjid-Masjid telah banyak Hewan Qurban yang diberikan setiap tahunnya oleh yang Berkurban di Indonesia.

Mungkin di tahun ini Ayah Bunda akan lebih baik memberikan Hewan Qurban nya ke Panti Asuhan Yayasan Anak Yatim dan Dhuafa di Serang Banten.

Seluruh ulama sepakat bahwa kurban merupakan syariat (tuntutan agama) yang hukumnya adalah sunah muakkad, atau sunah yang dikuatkan. Nabi Muhammad SAW tidak pernah meninggalkan ibadah kurban sejak disyariatkannya sampai beliau wafat.

Berkurban sejatinya adalah media untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Berkurban merupakan suatu bentuk kepatuhan dan ketaatan makhluk kepada sang pencipta.

Oleh karena itu, memahami keutamaan berkurban bagi umat muslim adalah satu bentuk upaya meyakinkan dan memantapkan diri untuk menunaikan ibadah sunah ini.

 

Lalu apa saja keutamaan berkurban tersebut?

 

1. Amalan yang paling dicintai Allah SWT di hari raya Idul Adha

Banyak hadis yang menjelaskan bahwa menyembelih kurban merupakan amalan yang paling dicintai Allah pada hari nahr (idul adha), seperti yang ditegaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah r.a. bahwa Rasulullah saw bersabda:

โ€œTidaklah anak Adam melakukan suatu amalan pada hari nahar (idul adha) yang lebih dicintai oleh Allah melebihi mengalirkan darah (hewan kurban), Sesungguhnya ia datang pada hari kiamat dengan tanduk, kulit dan bulu-bulunya. Sesungguhnya darah itu telah sampai kepada Allah SWT sebelum darah itu tumpah ke tanah, maka hendaknya kalian senang karenanya.โ€ (HR At-Tirmidzi)

2. Media untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT

Barang siapa berkurban karena takwa kepada Allah, maka Allah akan menerima kurban tersebut menjadi amalan baik di sisi-Nya.

โ€œSesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertaqwa.โ€ (QS. Al-Maidah: 27)

3. Media untuk meraih ketaqwaan

Apa yang ingin kita raih dalam ibadah kurban ini bukanlah persembahan daging dan darahnya, melainkan untuk mendapatkan ketakwaan.

โ€œDaging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.โ€ (Q.S. Al-Hajj: 37)

4. Media untuk menambah amal kebaikan

Salah satu keutamaan berkurban yang lain yaitu dapat menambah amal kebaikan untuk bekal kehidupan di akhirat. Dalam keutamaannya, Allah akan memberikan pahala yang berlipat-lipat bagi setiap umat Muslim yang menggunakan sebagian hartanya untuk berkuban.

Dari Zaid ibn Arqam, ia berkata atau mereka berkata: โ€œWahai Rasulullah SAW, apakah qurban itu?โ€, Rasulullah menjawab: โ€œQurban adalah sunnahnya bapak kalian, Nabi Ibrahim.โ€, Mereka menjawab: โ€œApa keutamaan yang kami akan peroleh dengan qurban itu?โ€, Rasulullah menjawab: โ€œSetiap satu helai rambutnya adalah satu kebaikan.โ€, Mereka menjawab: โ€œKalau bulu-bulunya?โ€, Rasulullah menjawab: โ€œSetiap satu helai bulunya juga satu kebaikan.โ€ (HR. Ahmad dan ibn Majah)

5. Hewan kurban sebagai Saksi di Hari Kiamat

Rasulullah telah bersabda dalam sambungan hadis yang diriwayatkan Aisyah: โ€œSesungguhnya hewan kurban itu akan datang pada hari kiamat (sebagai saksi) dengan tanduk, bulu, dan kukunya. Dan sesungguhnya darah hewan kurban telah terletak di suatu tempat di sisi Allah sebelum mengalir di tanah. Karena itu, bahagiakan dirimu dengannya.โ€ (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Hakim)

Menurut Tirmidzi hadis tersebut hasan, sedangkan Hakim berpendapat bahwa isnadnya shahih. Sebagian ulama mengatakan isnadnya lemah. Namun karena hadis tersebut mengandung ajaran tentang keutamaan qurban, hadis tersebut tidak tercela.

6. Dimensi sosial dan kemanusiaan

Ibadah kurban tidak hanya bermanfaat untuk orang yang berqurban (Mudhohi) tapi secara tidak langsung juga bisa membantu fakir miskin dari kelaparan. Islam telah mengatur bagaimana menyeimbangkan perekonomian dan aspek kemanusiaan sosial, salah satunya dengan berkurban.

Daging yang dibagikan dapat menghubungkan rasa kasih sayang dan kepedulian antara fakir miskin dengan mudhohi. Dengan berkurban juga kita dapat merasakan kenikmatan rezeki dan berkah yang senantiasa diberikan Allah kepada setiap hambanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *